Beberapa Kesalahan Yang Harus Dihindari Ketika Memakai Hand Sanitizer
December 7, 2020

Beberapa Kesalahan Yang Harus Dihindari Ketika Memakai Hand Sanitizer

By admin

GreenClean.id – Di tengah penyebaran virus Corona yang sedang marak terjadi, hand sanitizer menjadi salah satu hal yang wajib kita bawa dalam perjalanan selain memakai masker. Membawa hand sanitizer ini sendiri sangat disarankan bagi setiap orang untuk menjaga kebersihan tangan setiap saat. Seperti yang kita ketahui bersama saat beraktivitas, terutama di luar rumah, ternyata tidak semua tempat menyediakan wastafel untuk cuci tangan.

Beberapa Kesalahan Yang Harus Dihindari Ketika Memakai Hand Sanitizer

Saat ini kita sudah memasuki masa baru normalitas. Sehingga diwajibkan untuk membawa hand sanitizer kemana-mana. Tentu saja hal ini menjadi kebiasaan baru yang baik. Sayangnya, tidak sedikit orang yang masih melakukan kesalahan dalam penggunaan hand sanitizer. Ketahui dan hindari berbagai kesalahan dalam penggunaannya agar manfaat kebiasaan baik ini semakin maksimal!

Hanya Memakai Sedikit dan Tidak Cukup

Saat Anda menggunakan hand sanitizer, Anda harus memastikan menuangkan cukup banyak untuk kedua tangan. Ternyata hand sanitizer tidak akan efektif digunakan jika jumlahnya terlalu sedikit, bahkan jauh lebih baik digunakan daripada terlalu sedikit. Anda dapat mengetahui apakah jumlah cairan yang Anda gunakan sudah mencukupi atau tidak dengan memastikan bahwa seluruh area kedua telapak tangan basah. Setelah itu jangan lupa gunakan dan usapkan di tangan selama kurang lebih 20-30 detik sesuai rekomendasi WHO.

Pemakaian Dengan Cara Yang Kurang Benar

Cara menggunakan dan mengusap hand sanitizer sendiri harus tepat dan tidak sembarangan. Pastikan Anda menuangkan cairan ini ke tangan Anda dan menggosokkannya dengan gerakan melingkar di telapak tangan Anda. Setelah itu, bersihkan berbagai area mulai dari sela jari tangan, telapak tangan, punggung tangan, hingga ujung jari. Intinya, jangan biarkan area tangan tidak tersentuh atau bahkan tidak terkena cairan sama sekali. Pasalnya menurut penelitian hal ini justru bisa berbahaya dan mempengaruhi kebersihan seluruh bagian telapak tangan.

Tidak Memakai Sampai Kering Sempurna

WHO menganjurkan masyarakat untuk menggosok tangan menggunakan hand sanitizer setidaknya selama 20-30 detik atau hingga bagian tangan yang basah mengering. Alasannya sendiri karena cairan ini hanya bisa bekerja membunuh kuman secara maksimal jika sudah dioleskan pada seluruh bagian tangan hingga kering. Langkah ini sendiri juga memungkinkan pemusnahan kuman dan virus menjadi lebih merata. Jika dibiarkan dalam kondisi basah, kuman dan virus dijamin akan tetap berada di telapak tangan dan penggunaannya sia-sia. Jika tidak kering, jangan sesekali menyeka tangan Anda di pakaian atau tempat lain. Hal ini justru membuat tangan Anda terpampang kembali oleh berbagai kuman dan virus dari tempat lain.

Sering Menyimpan di Tempat Yang Sulit Dijangkau

Membawa hand sanitizer ini kemana-mana sudah menjadi kebiasaan baru saat ini. Namun, jika masih membawa dan menyimpannya di tempat yang sulit dijangkau pasti merepotkan bukan? Bahkan terkadang hal ini dengan sendirinya membuat Anda malas untuk membersihkan tangan saat beraktivitas. Oleh karena itu, usahakan letakkan hand sanitizer di area yang mudah dijangkau dan tidak mengganggu pergerakan Anda. Misalnya, jika Anda membawa dan menyimpannya di dalam tas, pastikan Anda meletakkannya di bagian luar atau bagian tas yang mudah dijangkau.

Terlalu Mengandalkan Hand Sanitizer Tapi Tidak Mencuci Tangan

Penggunaan hand sanitizer dimaksudkan untuk membersihkan tangan Anda. Namun, jangan jadikan ini pilihan pertama Anda. Pastikan untuk mencuci tangan menggunakan air bersih dan sabun jika kondisi Anda mudah ditemukan. Hand sanitizer ini sendiri hanya berguna untuk mengurangi potensi penyebaran virus. Jika tangan Anda sangat kotor, tidak ada cara yang lebih baik selain mencuci tangan menggunakan air mengalir untuk membersihkannya. Intinya dimanapun kamu berada, kamu harus selalu rajin mencuci dan menjaga kebersihan tangan.