Buat Tikar Anyaman Tetap Nyaman Dengan Rutin Dibersihkan
December 24, 2020

Buat Tikar Anyaman Tetap Nyaman Dengan Rutin Dibersihkan

By admin

Jasa Poles Marmer Jakarta – Tikar adalah alas anyaman yang biasa digunakan sebagai alas duduk atau alas tidur. Tikar biasanya terbuat dari daun kelapa, pandan, siwalan, purun, bambu, plastik atau bahan lainnya. Ada yang bilang tikar itu berasal dari Negara Indonesia, Kota Padang, SuTikarera Barat. Kata Tikar berasal dari kata Tik yang artinya jalan dan karne yang artinya duduk. Kesimpulannya, Tikar berarti cara duduk simbolis.

Buat Tikar Anyaman Tetap Nyaman Dengan Rutin Dibersihkan

Berbagai Jenis Tikar

Secara garis besar, ada dua jenis tikar yang beredar di masyarakat berdasarkan bahan pembuatnya, yaitu tikar dari bahan alam dan tikar dari bahan sintetik. Contoh tikar yang terbuat dari bahan alami adalah tikar mendong dan pandan. Sedangkan alas yang terbuat dari bahan sintetis misalnya adalah Tikar plastik dan alas nilon. Namun ternyata ada beberapa macam tikar yang terbuat dari bahan alami, yaitu sebagai berikut.

  • Tikar daun kelapa, di Madura alas yang terbuat dari daun kelapa memiliki bentuk yang sangat sederhana dan kasar yang biasa disebut dengan ghidhang.
  • Tikar daun pandan, anyaman anyaman berupa daun pandan diambil dari tumbuhan liar yang ada di hutan, dan untuk mencarinya diperlukan keahlian khusus karena pada pohon pandan terdapat duri yang dapat melukai kulit sehingga harus berhati-hati. dalam mengambilnya. Biasanya laki-laki yang mengambil pandan dari habitatnya sedangkan pengolahannya dilakukan oleh ibu atau ibu.
  • Tikar Lampit adalah pusaran rotan yang terbuat dari rotan putar yang berukuran panjang 4.0 x 3.5 mm sesuai dengan lebar Tikar. Pusaran ditenun dengan benang kapas yang dimasukkan ke dalam lubang masukan dengan interval 5 cm. Kemudian kedua sisi tikar yang panjang dianyam dengan kulit rotan.

Keunggulan Tikar Dari Bahan Alami

  • Tidak menimbulkan efek buruk pada kulit dan kesehatan, karena terdapat sirkulasi udara dari sela (pori-pori Tikar) sehingga keringat bisa keluar dan meresap melalui celah-celah saat.
  • Terbuat dari tumbuhan agar tidak menimbulkan partikel / zat yang merusak lingkungan

Keuntungan Tikar Dari Bahan Plastik

Tikar memiliki fungsi utama sebagai tempat duduk. Saat kita duduk di lantai atau pun di lantai, tetap bisa terasa nyaman jika kita menggunakan Tikar. Bagian bawah tubuh kita tetap terlindungi dan tidak akan bersentuhan langsung dengan lantai dingin atau tanah kotor. Untuk memilih jenis Tikar apa yang ingin digunakan, semuanya tergantung dari anda. Hal ini dikarenakan setiap jenis Tikar memiliki kelebihan dan kekurangan. Nah, berikut ini beberapa keunggulan Tikar dari bahan alami dan Tikar dari bahan sintetis.

Cara Membersihkan

Ini salah satu cara membersihkan noda pada Tikar yang biasanya merupakan hasil dari kotoran makanan atau noda jamur. Untuk membersihkannya ada seember air hangat yang sudah dicampur segenggam garam. Cuci Tikar dengan air garam, lalu bilas dengan air dingin dan biarkan di bawah terik Tikarahari hingga kering. Tikar yang sudah tua atau sering digunakan biasanya berwarna kehitaman. Ada cara mudah untuk membuatnya bersih kembali. Siapkan 1 ember air hangat, tambahkan segenggam garam. Cuci Tikar dengan air garam. Kemudian, bilas dengan air dingin dan jemur di bawah terik Tikarahari. Dengan cara ini, Tikar Anda akan bersih dan cerah kembali.

Tips Merawat Tikar

  • Segera bersihkan noda karena jika sudah tua akan semakin sulit untuk dibersihkan.
  • Jangan meletakkan / meratakan Tikar terlalu lama di atas lantai, karena lantai yang dingin dan lembab akan mengundang jamur untuk tumbuh di atas Tikar.
  • Keringkan Tikar minimal seminggu sekali meski jarang digunakan, hal ini agar Tikar tidak lembap.
  • Bungkus kedua ujung gulungan tikar (untuk alas yang disimpan dalam keadaan tergulung) dengan plastik, hal ini untuk mencegah masuknya hewan kecil seperti kecoa ke dalam sela-sela Tikar.